aku melihat hidup sebagai ruang yang disediakan sang pencipta kepadaku untuk menjadi tempat untuk belajar.
belajar memperbaiki diri, belajar menjadi rendah hati, belajar menjadi bijaksana, belajar menghargai orang lain, belajar memberikan kasih dan pengorbanan bagi orang yang kita kasihi, belajar memaafkan orang yang kita benci, belajar menjadi sabar, belajar untuk memberikan pipi kiri kita ketika orang lain menampar pipi kanan dengan keras, belajar berdamai dengan diri sendiri, belajar untuk mengampuni, belajar menerima kekurangan diri, belajar menjadi lebih baik dengan berkaca pada kesalahan, belajar mengendalikan emosi, belajar untuk menjadi tuff, dan belajar untuk menerima perbedaan yang ada di antara kemajemukan manusia.
dengan sesadar-sadarnya aku menulis, aku bukan manusia sempurna. bukan manusia yang labih baik dari manusia lainnya. aku tidak memiliki keistimewaan apapun. aku sama dengan manusia rata-rata. aku bukan manusia yang diberkahi intelegensi tinggi, atau kejeniusan super. aku juga tidak memiliki bakat istimewa yang bisa membuat orang lain bangga padaku. aku buka orang yang pintar bicara. bukan juga motivator, pemberi saran atau pendengar yang baik. akupun tidak punya kepekaan sosial tingkat tinggi atau kelemah lembutan yang dasyat. fisikku biasa-biasa saja dan sama sekali tidak menarik untuk dibicarakan. namun dibalik semua ketidak menarikkan dan ketidak unggulan diriku, aku hanya memiliki satu hal yang membuatku istimewa setidaknya bagi diriku sendiri. aku punya kemauan dan semangat untuk memperjuangkan kemauan itu agar dapat terpenuhi...itulah yang kurasa satu-satunya hal, yang masih belum Dia renggut dariku.....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar